
.
Kemenag Batang Hari — MAN 4 Batang Hari, 7 September 2026 — Setelah melalui rangkaian persiapan, latihan soal, dan simulasi CBT, 18 siswa terbaik MAN 4 Batang Hari akhirnya turun dalam Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Batang Hari. Pelaksanaan berlangsung satu hari penuh di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, Senin (7/9/2026), dengan pendampingan langsung Kepala MAN 4 Batang Hari Dr. H. Idham Kholid, S.Pd., M.Pd.I., Wakil Kepala Madrasah, serta guru pembina masing-masing mata pelajaran OMI.

Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar MAN 4 Batang Hari untuk mengukur sekaligus mengembangkan kemampuan akademik siswa melalui kompetisi yang mempertemukan peserta didik terbaik dari berbagai madrasah. Untuk jenjang MA/SMA, OMI 2026 mempertandingkan sejumlah bidang, di antaranya Matematika, Geografi, Fisika, Ekonomi, Biologi, dan Kimia. Pelaksanaan tingkat kabupaten/kota tahun ini dijadwalkan 7–8 September 2026, setelah tahapan pendaftaran pada 27 Agustus–2 September dan uji coba sistem pada 4–5 September 2026. Kepala MAN 4 Batang Hari, Dr. H. Idham Kholid, S.Pd., M.Pd.I., menilai kesiapan akademik harus berjalan beriringan dengan kesiapan fisik dan mental. Menurutnya, konsentrasi peserta selama mengerjakan soal menjadi salah satu faktor penting dalam kompetisi berbasis kemampuan akademik. “Persiapan yang cukup dan menjaga tubuh tetap fit menjadi salah satu cara agar siswa dapat berkonsentrasi dalam mengerjakan soal OMI. Kami juga selalu mengingatkan mereka untuk berdoa sebelum memulai ujian. Bahkan ketika sudah menentukan pilihan jawaban, kita tetap libatkan Allah dalam setiap pilihan yang kita ambil. Ikhtiar dilakukan dengan maksimal, kemudian hasilnya kita serahkan kepada Allah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan OMI di MAN 4 Batang Hari tidak berhenti pada latihan mengerjakan soal, tetapi diarahkan untuk membangun pola berpikir, ketelitian, ketahanan menghadapi soal, serta keberanian mengambil keputusan secara mandiri. “Kami berharap tahun ini lebih banyak siswa MAN 4 Batang Hari yang bisa melanjutkan ke tingkat provinsi dibandingkan tahun sebelumnya. Anak-anak sudah berusaha, para pembina juga sudah memberikan pendampingan. Sekarang waktunya mereka menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap tenang, teliti, dan percaya diri,” lanjutnya. OMI sendiri merupakan ruang kompetisi sekaligus pembinaan talenta peserta didik yang diselenggarakan Kementerian Agama secara berjenjang. Tahun 2026, OMI mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menempatkan kemampuan akademik dan sains dalam kerangka nilai keislaman, inovasi, serta kepedulian terhadap lingkungan. Sejumlah jajaran Kemenag juga menegaskan bahwa OMI tidak semata-mata berorientasi pada perolehan juara, tetapi menjadi wadah menemukan dan mengembangkan potensi peserta didik agar semakin kompetitif.

Bagi MAN 4 Batang Hari, target melaju ke tingkat provinsi bukan tanpa pijakan. Pada OMI tahun sebelumnya, dua siswa MAN 4 Batang Hari dari bidang Biologi berhasil lolos mewakili Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari ke tingkat provinsi. Capaian tersebut menjadi pengalaman sekaligus motivasi bagi madrasah untuk memperluas pembinaan dan membuka peluang lebih besar bagi peserta tahun ini agar dapat mengikuti jejak tersebut, bahkan melangkah lebih jauh ke tingkat nasional. Selama pelaksanaan OMI, dukungan kepala madrasah, wakil kepala madrasah, dan guru pembina menjadi bagian penting dari ekosistem pembinaan prestasi di MAN 4 Batang Hari. Bagi siswa, pengalaman mengikuti kompetisi memberikan ruang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, ketelitian, manajemen waktu, kepercayaan diri, dan mental berkompetisi secara sehat. Bagi madrasah, OMI sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap efektivitas pembinaan akademik dan pemetaan potensi siswa.

Kini, 18 peserta MAN 4 Batang Hari telah menyelesaikan bagian penting dari perjuangan mereka di tingkat kabupaten. Hasil akhirnya memang masih menunggu tahapan penilaian dan pengumuman, tetapi proses yang telah dijalani menjadi modal berharga bagi siswa dan madrasah. Harapannya, semakin banyak nama siswa MAN 4 Batang Hari yang kembali menembus tingkat provinsi dan melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional. Bukan sekadar mengejar medali, tetapi membawa pulang pengalaman, kepercayaan diri, dan bukti bahwa madrasah mampu melahirkan talenta akademik yang siap bersaing.
|
205x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...