
.
Kemenag Batang Hari - MAN 4 Batang Hari, 28 September 2026 - Anggaran pendidikan bukan sekadar angka yang tercatat dalam dokumen. Di balik setiap rupiah terdapat program, kebutuhan siswa, dan target peningkatan mutu yang harus dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip itulah yang menjadi salah satu fokus Rapat Koordinasi (Rakor) Bulanan seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN 4 Batang Hari, Senin (28/9), yang membahas Evaluasi Diri Madrasah (EDM), e-RKAM, hingga rancangan penggunaan dana BOS untuk Tahun Anggaran 2027.

Rakor yang berlangsung di ruang guru MAN 4 Batang Hari tersebut dipimpin Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Kadar Yasin, S.E. Kegiatan diawali sambutan dan arahan Kepala MAN 4 Batang Hari, Dr. H. Idham Kholid, S.Pd., M.Pd.I., yang menegaskan bahwa rapat koordinasi bulanan harus menjadi ruang evaluasi sekaligus perencanaan, bukan sekadar agenda administratif. " Rakor ini harus kita gelar setiap bulan guna mengevaluasi apa saja yang sudah berjalan selama sebulan terakhir dan melihat apa yang harus kita perbaiki untuk sebulan ke depan," ujar Idham. Selain evaluasi program, kepala madrasah juga memberikan pembinaan kepada seluruh GTK terkait administrasi dan kewajiban masing-masing sebagai bagian dari penyelenggara pendidikan. Penekanan tersebut menjadi penting karena kualitas layanan madrasah tidak hanya ditentukan oleh kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga oleh ketertiban administrasi, pelaksanaan tugas, serta kemampuan seluruh unsur madrasah bekerja berdasarkan perencanaan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pembahasan kemudian diarahkan pada EDM dan e-RKAM sebagai bagian penting dalam menyusun prioritas program madrasah. Secara prinsip, EDM digunakan untuk melihat kondisi dan kebutuhan madrasah berdasarkan indikator mutu, sementara hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam penyusunan rencana kegiatan dan anggaran. Sistem e-RKAM sendiri dirancang untuk mendukung proses perencanaan, penganggaran, penatausahaan, hingga pelaporan pengelolaan keuangan madrasah. Selanjutnya, operator BOS MAN 4 Batang Hari, Agus Salim, S.Sy., memaparkan rancangan anggaran dan kegiatan yang akan dibiayai melalui dana BOS. Pembahasan dilakukan bersama agar seluruh GTK dapat memahami ke mana anggaran direncanakan, bagaimana penggunaannya, serta bagian mana yang masih perlu diperbaiki atau disesuaikan. " Kita lihat bersama rancangan anggaran dan kegiatan ini, supaya kita sama-sama mengetahui ke mana anggaran disalurkan, bagaimana penyalurannya, dan apa saja yang masih perlu direvisi," demikian pesan yang disampaikan dalam pembahasan tersebut.

Dalam ketentuan pengelolaan BOS Madrasah, penggunaan dana harus mengacu pada RKAM dan skala prioritas kebutuhan madrasah, terutama untuk mendukung operasional serta peningkatan mutu pendidikan. Pengelolaan juga mencakup perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, dan pelaporan, dengan kewajiban menjaga bukti transaksi serta administrasi pertanggungjawaban. Pada 2026, Kementerian Agama juga menegaskan bahwa EDM dan e-RKAM menjadi bagian penting dalam pengelolaan dana BOS secara terintegrasi. Terkait perubahan anggaran, revisi RKAM bukan dilakukan secara bebas, melainkan harus mengikuti mekanisme yang ditetapkan dalam petunjuk teknis. Dalam ketentuan 2026, RKAM dapat direvisi sesuai ketentuan yang berlaku dengan persetujuan pejabat yang berwenang dan diketahui oleh Kementerian Agama sesuai mekanismenya. Artinya, apabila terdapat perubahan kebutuhan atau prioritas, madrasah perlu memastikan perubahan tersebut tetap terdokumentasi, memiliki dasar kebutuhan yang jelas, dan tidak keluar dari ketentuan penggunaan dana BOS.
Idham menambahkan bahwa pembahasan anggaran secara terbuka di hadapan unsur madrasah merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas. " Kegiatan ini juga merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas madrasah kepada seluruh warga madrasah. Kita perlu mengetahui ke mana dan bagaimana dana BOS digunakan, sehingga tidak terjadi miskomunikasi dan semua pihak memiliki pemahaman yang sama," tegasnya. Prinsip tersebut sejalan dengan ketentuan pengelolaan BOS yang menempatkan keterbukaan rencana penggunaan, pertanggungjawaban, serta administrasi sebagai bagian penting dalam tata kelola dana pendidikan.

Rakor Bulanan MAN 4 Batang Hari tidak berhenti pada pembahasan angka dan dokumen. Seluruh perencanaan diarahkan agar anggaran benar-benar kembali kepada kebutuhan madrasah dan peningkatan kualitas layanan pendidikan. " Kita ingin semua yang kita rencanakan ini memberikan kebaikan bagi madrasah," menjadi penegasan Idham bahwa setiap program dan anggaran harus memiliki manfaat yang jelas. Dengan perencanaan yang matang, evaluasi yang rutin, serta pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel, MAN 4 Batang Hari berupaya memastikan setiap kebijakan yang diambil hari ini menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan madrasah yang semakin baik ke depan.
|
144x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...