
.
Batang Hari, 13 Juli 2026 – Mengawali perjalanan pendidikan di lingkungan madrasah bukan hanya tentang memasuki ruang kelas baru, tetapi juga membangun karakter, mengenal budaya, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap almamater. Semangat itulah yang mewarnai pembukaan MATAMUDA 2026 (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) MAN 4 Batang Hari yang resmi digelar pada 13–15 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh seluruh murid baru sebagai gerbang awal untuk mengenal lingkungan madrasah, tata nilai, budaya belajar, serta kehidupan berorganisasi sebelum memulai proses pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Kegiatan dibuka secara resmi melalui penyematan tanda peserta MATAMUDA oleh Kepala MAN 4 Batang Hari, Dr. H. Idham Kholid, S.Pd., M.Pd.I., sebagai simbol diterimanya para peserta didik menjadi bagian dari keluarga besar MAN 4 Batang Hari. Setelah pembukaan, seluruh peserta mengikuti materi perdana mengenai pengenalan lingkungan madrasah yang disampaikan langsung oleh Kepala Madrasah di Aula MAN 4 Batang Hari. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh murid baru untuk menjadikan madrasah sebagai rumah kedua yang akan membentuk masa depan mereka. "Selamat datang di rumah baru yang akan menjadi tempat ananda bertumbuh selama tiga tahun ke depan. MAN 4 Batang Hari bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, mengembangkan potensi, dan meraih prestasi. Kami berharap setiap murid mampu menjaga nama baik madrasah, menghormati guru, serta memanfaatkan setiap kesempatan belajar sebagai bekal menuju masa depan yang lebih baik," ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah menjelaskan bahwa MATAMUDA merupakan implementasi dari program Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) sebagaimana diarahkan oleh Kementerian Agama. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan visi, misi, budaya kerja, tata kelola, layanan pendidikan, hingga nilai-nilai moderasi beragama yang menjadi karakter khas madrasah. Selain mengenalkan lingkungan fisik, peserta juga dibimbing memahami budaya belajar yang sehat, penguatan akhlak, pembiasaan ibadah, kepedulian sosial, serta semangat berprestasi. Dengan demikian, murid baru diharapkan mampu beradaptasi lebih cepat, merasa nyaman berada di lingkungan madrasah, dan siap mengikuti proses pembelajaran secara optimal sejak hari pertama.

Suasana kegiatan semakin hangat ketika OSIM MAN 4 Batang Hari mengambil alih sesi berikutnya melalui berbagai kegiatan ice breaking, permainan edukatif, serta perkenalan organisasi siswa. Aktivitas tersebut bertujuan mencairkan suasana sekaligus membangun komunikasi antara kakak kelas dengan peserta didik baru. Gelak tawa dan antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, menciptakan atmosfer yang akrab dan menyenangkan. Melalui pendekatan tersebut, murid baru tidak hanya mengenal organisasi OSIM sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, tetapi juga mulai membangun rasa percaya diri dan kebersamaan di lingkungan madrasah.

Materi kedua kemudian disampaikan oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Kadar Yasin, S.E., mengenai tata tertib kehidupan di madrasah. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya disiplin sebagai fondasi keberhasilan peserta didik, mulai dari disiplin waktu, disiplin berpakaian, etika berkomunikasi, hingga sikap hormat kepada guru dan sesama teman. Ia juga memberikan penjelasan mengenai kebijakan penggunaan telepon genggam di lingkungan madrasah yang disesuaikan dengan arahan dan kebijakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi agar pemanfaatan teknologi benar-benar mendukung proses pembelajaran. "Disiplin bukanlah bentuk pembatasan, tetapi cara madrasah membentuk karakter yang akan berguna sepanjang hidup. Begitu pula penggunaan telepon genggam harus dilakukan secara bijak. Teknologi adalah alat untuk belajar dan berkembang, bukan menjadi penghalang konsentrasi atau mengurangi kualitas interaksi di lingkungan madrasah. Karena itu, seluruh peserta didik diharapkan mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi terciptanya suasana belajar yang aman, nyaman, dan kondusif," jelasnya.
Pelaksanaan MATAMUDA menjadi bagian penting dalam membangun transisi yang positif dari jenjang pendidikan sebelumnya menuju kehidupan di madrasah aliyah. Selain memberikan informasi mengenai sistem pembelajaran dan tata tertib, kegiatan ini juga menanamkan nilai integritas, tanggung jawab, moderasi beragama, kepedulian sosial, serta semangat berprestasi yang menjadi identitas peserta didik madrasah. Proses pengenalan yang dilakukan secara edukatif, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk perundungan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan mendukung tumbuh kembang seluruh peserta didik.
Melalui MATAMUDA 2026, MAN 4 Batang Hari kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan akhlak. Dengan sinergi antara guru, tenaga kependidikan, OSIM, serta seluruh warga madrasah, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya generasi muda yang cerdas, berintegritas, religius, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu membawa nama baik MAN 4 Batang Hari di berbagai bidang prestasi pada masa mendatang.
|
318x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...