
.
Batang Hari, 27 Januari 2026 — Pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan di MAN 4 Batang Hari kembali menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Selasa (27/1), siswa kelas Fase F1.1 mengikuti kegiatan praktik memasak dengan materi pengolahan bahan pangan yang diarahkan untuk menciptakan peluang usaha. Kegiatan ini dipandu oleh guru CPNS baru MAN 4 Batang Hari, Ega Atmaji, S.Pd, sebagai bagian dari pembelajaran berbasis keterampilan dan kewirausahaan.

Praktik ini dilaksanakan dengan persiapan yang matang. Siswa membawa peralatan memasak secara lengkap serta bahan pangan yang telah dirancang sebelumnya. Proses pembelajaran dimulai dari pengolahan bahan mentah, teknik memasak dan mengadon, hingga tahap akhir berupa packaging produk yang dikemas secara menarik. Tidak berhenti pada produksi, hasil olahan siswa kemudian dipasarkan di lingkungan madrasah, mulai dari guru dan tenaga kependidikan hingga sesama peserta didik MAN 4 Batang Hari. Ega Atmaji, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan praktik ini dirancang untuk menanamkan pola pikir wirausaha sejak dini. Menurutnya, mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan soft skills. “Kami ingin siswa mampu melihat peluang. Ada yang tertarik di bidang tata boga, ada yang kuat di promosi dan media sosial, semuanya bisa saling melengkapi dalam sebuah usaha,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pembelajaran ini memberi ruang bagi siswa untuk mengenali minat dan potensi diri.

Melalui praktik langsung, siswa dilatih memahami proses produksi secara utuh, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pemasaran. Aktivitas ini mendorong siswa untuk bekerja sama, berkomunikasi dengan baik, serta bertanggung jawab terhadap hasil kerja kelompok. Selain itu, pengalaman menjual produk secara langsung juga melatih keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan membaca pasar sederhana di lingkungan sekitar. Kepala MAN 4 Batang Hari, Dr. Idham Kholid, S.Pd, M.Pd.I, memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembelajaran tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran bermakna yang relevan dengan kebutuhan masa depan peserta didik. “Ini bukan sekadar praktik di kelas, tetapi bekal nyata bagi anak-anak kita ketika kelak meninggalkan madrasah. Dengan kecakapan digital dan akses media sosial yang sudah mereka kuasai, peluang usaha mandiri sangat terbuka lebar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, integrasi mata pelajaran kewirausahaan di MAN 4 Batang Hari diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif, kreatif, dan mandiri. Pembelajaran berbasis praktik seperti ini menjadi bagian dari ikhtiar madrasah dalam menyiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dan ekonomi kreatif, sekaligus mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri di era digital. [BZ]
|
165x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...